Tampilkan postingan dengan label #osissmpbinautamaptk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #osissmpbinautamaptk. Tampilkan semua postingan

RIO SI PENELITI TANAMAN LANGKA

 



RIO seorang peneliti tanaman langka, telah tiba di hutan Amazon dengan misi menemukan tanaman obat yang memiliki khasiat luar biasa. Ia telah mencari selama berminggu-minggu, tapi belum menemukan apa-apa.


       Untungnya, ia bertemu dengan Bruno, seorang penduduk lokal yang memiliki pengetahuan luas tentang hutan Amazon. Bruno setuju untuk menemani Rio dalam pencariannya.


       Mereka berjalan selama berjam-jam, menembus semak-semak yang lebat dan menyeberangi sungai yang deras. Bruno terus-menerus berbicara tentang keindahan hutan Amazon dan tanaman-tanaman yang unik.


         Tiba-tiba, Bruno berhenti dan menunjuk ke sebuah tanaman kecil yang tumbuh di atas batu. "Itu dia," katanya dengan senyum. "Tanaman yang kamu cari."


      Rio tidak bisa percaya tanaman itu terlihat seperti biasa saja, tapi Bruno menjelaskan bahwa itu adalah tanaman langka yang memiliki khasiat penyembuhan yang luar biasa.

 

Rio dengan hati-hati mengambil sampel tanaman itu dan memasukkannya ke dalam tas. Ia berterima kasih kepada Bruno atas bantuannya.

 

“ Terima kasih Bruno, Kamu benar-benar tahu tentang hutan ini,”  kata Rio.


       Bruno tersenyum. "Hutan ini adalah rumahku. Aku hanya ingin membantumu menemukan apa yang kamu cari."


        Mereka berjalan kembali ke desa, dengan Rio yang sangat gembira karena telah menemukan tanaman langka itu. Ia tahu bahwa penemuan ini akan membuatnya terkenal di dunia ilmiah.

 


TAMAT



Penulis

:

AlAzid Sudirta

Editor

:

D. Rakhmad Effendi. SE

Ilustrasi

:

AlAzid Sudirta dengan Gemini AI




TENTANG PENULIS

Halo semuanya, perkenalkan nama saya Alazid Sudirta, saya baru kelas 9/IX di SMP Bina Utama. Saya juga baru berumur 14 tahun. Hobi saya adalah bermain bola/futsal dan saya juga suka menonton pertandingan sepak bola seperti klub bola asal Inggris Manchester United dan saya juga penggemar CR7. Cita cita saya ingin menjadi pemain sepak bola/futsal.





PETUALANGAN DI GUA

 


Ada seorang mahasiswa bernama Rio. Ia anak yang sederhana dan suka membantu orang lain. Rio juga mempunyai dua sahabat, yaitu Adi dan Robi. Mereka berteman sejak masuk ke kampus yang sama. Adi adalah anak yang pintar dan pekerja keras, sedangkan Robi adalah anak orang kaya. Tetapi Robi tidak sombong dan tidak memilih-milih teman. Ia suka membantu orang lain.

Pada suatu hari saat libur kuliah mereka berniat melakukan kegiatan di alam, yaitu memasuki sebuah gua. Saat semuanya setuju, besoknya mereka bertiga siap-siap menuju desa yang dekat dengan gua tersebut. Singkat cerita mereka akhirnya sampai di desa tersebut setelah itu langsung melanjutkan menuju gua yang berjarak 2,5 km dari desa dengan berjalan kaki. Mereka melewati bukit-bukit, sungai dan jurang. Setelah melewati perjalanan yang melelahkan mereka memutuskan untuk istirahat sebentar di bawah pohon yang cukup besar.

Setelah istirahat mereka melanjutkan perjalanan menuju gua. Setelah sampai di mulut gua mereka menyiapkan perlengkapan untuk memasuki gua yang sempit. Mereka memasuki gua satu persatu dengan posisi tiarap hingga akhirnya mereka menemukan bagian gua yang lebih luas. Mereka kembali melanjutkan perjalan dan menemukan banyak persimpangan. Ketiganya sepakat mengambil jalan lurus hingga menemukan tempat yang cocok untuk beristirahat. Setelah beristirahat mereka kembali menyusuri gua dengan mengikuti aliran air yang mengalir di dalam gua. Ketiganya tidak menyadari bahwa di luar sana sedang hujan dan air bisa saja pasang mendadak di dalam gua.

Saat mereka menyadari kondisi yang ada mereka bertiga segera putar balik. Dalam perjalanan balik jalan yang mereka lalui sebelumnya sudah dipenuhi air pasang. Mereka harus cepat sampai di tempat mereka beristirahat tadi. Air semakin naik dan membuat mereka panik. Dalam perjalanan keluar mereka kembali melewati celah yang sempit. Dengan cepat mereka keluar sebelum air menutupi mulut gua. Akhirnya mereka berhasil keluar.

Dalam perjalanan pulang mereka hanya bisa bernafas lega. Mereka pun memutuskan untuk langsung balik ke desa dan beristirahat selama satu malam dan baru pulang ke kota esok harinya.

 

TAMAT

 

Cerpen : Ariel Prasetya

Ilustrasi : Ariel Prasetya dengan Piktochart AI

Editor : D. Rakhmad Effendi. SE

Cerpen ini dibuat sebagai tugas literasi untuk kelas IX





TENTANG PENULIS

Ariel, baru belajar menulis dan bersekolah di SMP Bina Utama Pontianak. Cerita ini dibuat untuk menyalurkan inspirasi dan kegiatan yang positif

MATI SURI

 


Vena adalah anak tunggal dari ibu Ratni. Vena sering kali dijauhi oleh teman-teman nya karena ia anak yang pendiam. Ia di anggap aneh oleh teman-teman sebayanya.  Ibu Ratni membesarkan Vena seorang diri karena suaminya, ayah Vena, meninggal sebelum ibu Ratni melahirkan anaknya itu. Sebagai seorang penjahit ibu Ratni sering menerima jahitan dari penduduk desa untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Seperti ibu pada umumnya, ibu Ratni tidak merasa ada keganjilan terhadap anaknya yang sering melamun dan jarang bermain dengan teman sebayanya. Memang, Vena pernah mengidap penyakit yang aneh. Penyakit ini muncul secara tiba tiba saat Vena berumur lima tahun. Menurut bu Ratni penyakit anaknya itu tidak bisa disembuhkan walaupun sudah berobat kemana-mana. Untunglah sekarang Vena sudah sehat kembali dengan sendirinya.

Suatu hari bu Ratni akan pergi keluar desa untuk mengantar pesanan jahitan. Rencananya ia akan pergi selama tiga hari. Bu Ratni berpesan pada anaknya dapat menjaga diri selama ia pergi. Vena pun hanya menangguk mendengar pesan dari ibunya.

Saat kepergiannya ibunya ternyata penyakit Vena kembali kambuh. Tubuh Vena kaku tak bisa bergerak. Warga sekitar yang heran melihat Vena tidak Nampak keluar rumah merasa heran dan mendatangi rumahnya. Mereka terkejut melihat vena yang sudah terbujur kaku di lantai. Warga berusaha menghubungi ibu ratni, hanya perempuan itu tidak tahu kemana dan tidak memiliki alat komunikasi.

Akhirnya warga mengambil tindakan dengan menguburkan Vena secara layak. Mereka mengira Vena sudah tidak bernyawa. Sehari setelah dikuburkan tubuh Vena kembali normal. Vena yang sadar bahwa ia sudah di kubur mencoba menggali-gali tanah untuk mencari jalan keluar. Hingga akhirnya ia berhasil menemukan jalan keluar. Vena tidak tau ada di mana. Ia hanya melihat sekekeliling dan terasa asing. Sementara itu ibu Ratni pulang dan terkejut melihat rumahnya telah kosong. Warga memberitahu bahwa anaknya telah tiada dan sudah dikuburkan. Bu Ratni merasa terpukul mendengar bahwa anak satu-satu nya telah meninggalkannya.

Vena mencoba berjalan keluar dari pemakanan. Hingga akhirnya ia sampai ke desa dan memasuki halaman rumahnya. Bu Ratni dan warga terkejut melihat Vena hidup lagi. Akhirnya bu Ratni merasa senang melihat anaknya hidup kembali begitu pula warga desa. Mereka senang Vena kembali ke desa mereka.


TAMAT



Cerpen : Nalla Qaireen Atifa
Ilustrasi : Nalla Qaireen Atifa dengan Meta.AI
Editor : D. Rakhmad Effendi. SE
Cerpen ini dibuat sebagai tugas literasi untuk kelas IX






TENTANG PENULIS :

Nalla Qaireen Atifa, baru berumur 14 tahun saat cerpen ini dibuat. Ia hoby menari. Saat ini ia berada di kelas IX SMP Bina Utama Pontianak.



ANTOLOGI KELAS IX SEMESTER II TAHUN AJARAN 2024-2025

 CERPEN PETUALANGAN

Ilustrasi dibuat dengan Bing Image Creator


Tekan judul atau gambar jika ingin membaca


1. MATI SURI-Nalla Qaireen Atifa-Kelas IX 2025



2. PETUALANGAN DI GUA
-Ariel Prasetya-Kelas IX 2025




3. TERJEBAK BERSAMA MAKHLUK ANEH-Marsila Selvi-Kelas IX 2025




4. RUMAH HANTU-Galih Yudistira-Kelas IX 2025



5. TERJEBAK DI DESA MATI-Geisha Imanuel-Kelas IX 2025



6. SURVIVE THE MONSTER-Rinjani Mustika Amarta-Kelas IX 2025



7. PLANE CRASH-Fakhri Hilmi Nashaar-Kelas IX 2025



8. TERJEBAK DI TENGAH LAUTAN-Reyhan Juliansyah-Kelas IX 2025



9. JEJAK DI BALIK AIR TERJUN-Elita-Kelas IX 2025



10. DESA YANG SEPI-Hani Aryanti-Kelas IX 2025



11. TERJEBAK DI PERTAMBANGAN-Felicia-Kelas IX 2025



12. TERDAMPAR DI PADANG GURUN-Joseph Kognen-Kelas IX 2025



13. TIGA PENDAKI GUNUNG-Riki Yolandari-Kelas IX 2025



14. PENDAKI YANG SELAMAT DARI GUNUNG MELETUS-Nova Zhasmeka Aorora-Kelas IX 2025



15. DAYU-Muhammad Ikhsan Zikri-Kelas IX 2025



16. BAMBU-BAMBU HUTAN-Yosafat Trihusada Yumaro-Kelas IX 2025



17. TERJEBAK DI ALAM LAIN-Muhammad Irfan-Kelas IX 2025



18. TERJEBAK DI LABIRIN MISTERIUS-Choky Christian Romora Sianturi-Kelas IX 2025



19. MENARA MISTERIUS-Dzaki Pratama Alqadrie-Kelas IX 2025



20. EMPAT ORANG SAHABAT-Muhammad Ilham Nur Wahid-Kelas IX 2025



21. BERKEMAH-Niky Ayu Lestari-Kelas IX 2025



22. MENDAKI BERSAMA SAHABAT-Risma Saputri-Kelas IX 2025









DUA SAUDARA

 


Di sebuah desa, tinggalah dua bersaudara bernama Dika dan Arga. Mereka adalah saudara kandung yang sangat dekat dan selalu bersama sejak kecil.

Dika adalah seorang abang yang bertanggung jawab dan Arga adalah adik yang ceria. Dika dan Arga selalu saling melindungi dan mendukung satu sama lain.

Ketika Dika menghadapi masalah di sekolahnya Arga selalu ada di sampingnya untuk memberikan semangat dan membantu menyelesaikan masalah di sekolah. Begitu pula sebaliknya, ketika Arga merasa sedih atau takut, Dika selalu ada untuk menghibur Arga adiknya.

Suatu hari, desa tempat mereka tinggal mengalami bencana banjir yang besar. Rumah mereka terendam air dan mereka harus mengunsi di tempat yang aman.

Dalam keadaan sulit seperti itu, Dika dan Arga saling berpegangan tangan dan saling menguatkan. mereka bekerja sama membantu orang- orang kampung di sekitarnya dan mereka saling memberikan dukungan moral.

Setelah air surut, Dika dan Arga bersama-sama membangun kembali rumah mereka yang terkena banjir. Mereka saling bekerja sama dan tidak putus asa dan tidak menyerah. Dalam proses ini, mereka belajar tentang pentingnya gotong royong dan bekerjasama.

                  

 

TAMAT

 

Penulis         : Lorensius

Cover           : ai bing image creator

Editor          : D. Rakhmad Effendi. SE





TENTANG PENULIS

Saya lorensius saya suka bermain volly.dan saya sekarang menempuh pendidikan saya di SMP bina utama Pontianak.saya bercita-cita menjadi dokter

SAHABATKU SALAH PAHAM

 


Mina, Seli dan Geby adalah teman satu kampus. Mina berasal dari Jakarta, Seli berasal dari bandung dan Geby berasal dari Pontianak. mereka bertiga kuliah di universitas yang sama.  Walaupun berasal dari kota yang berbeda, tetapi mereka dapat saling menghargai satu sama lain.

Hingga suatu hari Seli dan Geby merasa heran mengapa Mina sikapnya berbeda dari hari sebelumnya. Ternyata Mina cemburu dengan Seli dan Geby yang selalu bedua dan sering kali mereka tak menghiraukan Mina yang ada di sebelah mereka.

“Mengapa kau sangat berbeda hari ini?” tanya Seli

“Apakah kau sakit?” tanya Geby, khawatir.

“Kalian sudah tak ingin berteman denganku!” jawab Mina, ketus.

Seli menjelaskan dengan tenang agar suasana tidak panas. Ia menjelaskan kalau yang dikatakan Mina itu salah. Padahal justru Seli dan Geby yang terheran-heran karena Mina sekarang menjauh dari mereka berdua.

Geby memberi saran kepada Mina agar tidak terpengaruh sama omongan-omongan yang tidak masuk akal. Mina hanya terdiam mendengar penjelasan Geby dan Seli. Mina merasa bersalah. Dia juga menyesal karena tidak bertanya dulu kepada Seli dan Geby.

Akhirnya Mina menjauh dari kedua temannya itu. Mina malu bertemu Seli dan Geby karena Mina Menduga kalau mereka berdua pasti tidak mau memaafkannya.

Mina pergi ke toilet menangis karena dia merasa bersalah. Geby mencari Mina yang ternyata berada di toilet dan sedang menangis. Geby kaget tidak menyangka Mina bisa berpikiran seperti itu. Geby mengajak Mina ke kelas agar masalahnya  di selesaikan baik-baik. Mina sangat ingin meminta maaf kepada Geby dan Seli. Ia tak tau dengan dirinya kenapa bisa seperti ini.

Mina menyesal atas kelakuannya. Dia tau dirinya sangat egois. Geby dan Seli sudah memaafkan Mina mereka kembali berteman dengan baik. Seli sedikit menasehati kepada Mina kalau ada masalah diselesaikan dengan baik, jangan tiba-tiba menjauh karena tidak bakal tau masalahnya apa.

Jadi sebaiknya bertanya terlebih dahulu jangan pernah takut bertanya, karena bertanya  juga bisa menyelesaikan masalah. Baik itu masalah bersama atau masalah pribadi. Kita harus saling terbuka satu sama lain. Kita juga tinggal di asrama yang sama jangan pernah takut untuk bercerita.

Geby dan Seli akan selalu ada untuk Mina.

“Kita teman baik harus bersama,” jelas Geby.

“Bahagia, senang dan sedih sudah kita lewati bersama.” Seli menambahkan.

“Jadi, ini kita sudah baikkan?” ujar Geby.

“Kita bisa sama-sama lagi, kan?” potong Seli.

Mereka pun tertawa bahagia

 

TAMAT

 

Penulis

:

Faza Febrianti

Ilustrasi

:

AI Bing Image Creator

Editor

:

D. Rakhmad Effendi. SE



TENTANG PENULIS

Faza Febriyanti adalah seorang yang menggemari permainan bola volly dan ia juga suka mencari tahu hal - hal yang baru. ig:@faza_fbrynti


HANTU BUTA

 


Pak Banjir, pak Joko dan pak Jarwo. Mereka bertiga pergi memancing. Namun, karena keasikan mereka pulang larut malam. Ketika mereka hendak pulang, tiba-tiba saja pandangan mereka semua menjadi gelap. Akibatnya ketiganya terpencar satu sama lain dan mengarah tidak tahu kemana.

Karena tidak kunjung melihat kehadiran orang tuanya, Jim anak pak Banjir, Dimas anak pak Joko dan Tio anak pak Jarwo, mereka sepakat untuk mencari ketiga orang tua mereka ke sungai.

Beberapa saat kemudian mereka sampai di tujuan. Namun, tidak tampak orang tua mereka di sana. Mereka berpencar untuk mencarinya ke beberapa tempat dan betul saja, pak Jarwo ditemukan di sekitar pohon bambu yang terkenal angker. Sedangkan pak Banjir ditemukan di dekat kuburan warga. Berbeda dengan kedua temannya pak Joko malah ditemukan ketiduran di dekat bebatuan di tepi sungai.

Di dekat sungai itu ada pohon besar yang konon kata nya dulu itu tempat seorang perempuan buta yang dianiaya oleh perampok.

Akhirnya mereka semua pulang bersama-sama.

Saat mereka masih di jalan pulang, istri dari pak Banjir, pak Joko dan pak Jarwo mereka berkumpul di balai desa dengan perasaan yang sangat cemas karena anak dan suami mereka belum juga pulang. Saat mereka melihat bayangan keluarganya di kejauhan, dengan perasaan yang campur aduk antara sedih dan senang serta bersyukur karena dapat berkumpul lagi. Kemudian Jim bertanya mengapa ayah-ayah mereka mengalami kejadian seperti hari ini.

Pak Joko bertanya ke pak Banjir, ternyata benar dugaannya, pak Banjir telah melanggar peraturan. Orang tua itu telah menyebutkan nama Ani. Itu salah satu pantangan saat berada di sungai,  karena perempuan yang mati di pohon itu bernama Ani. Semua terkejut pada saat mendengar apa yang di sampaikan pak Joko. Namun, terlepas dari itu semua, warga bersyukur karena tiga orang dari kampung mereka ditemukan selamat.

                                    

                                             TAMAT

 

 

Penulis

:

Margaret

Ilustrasi

:

AI Bing Image Creator

Editor

:

D. Rakhmad Effendi. SE

 



TENTANG PENULIS

MARGARET adalah anak yang menggemari dance dan ia senang sekali untuk mencoba hal baru, ia lahir di Sekadau pada tahun 2008, ia senang beradaptasi dengan lingkungan 

PENGALAMAN JOKO DI DESA KUNINGAN

 


Di sebuah desa yang dikenal dengan nama desa kuningan  tinggalah keluarga kecil yang terdiri dari 3 orang, yaitu Joko dan kedua orang tuanya. Joko adalah seorang anak yang bersekolah di SMA NUSA BANGSA.

Suatu malam Joko bosan di rumah, ia ingin mencari udara segar di malam hari. Akhirnya Joko memutuskan untuk keluar rumah pada malam itu.

Sebelum keluar rumah Joko berpamitan kepada ibunya. Berniat hanya mencari angin segar saja, Joko pun berjalan dengan pelan dan santai.

Di saat Joko berjalan dengan santai, ia hampir ditabrak oleh sosok bayangan hitam yang besar. Joko yang hampir di tabrak itu pun hanya mematung karena kaget.

Akhirnya ia tersadar dan memutuskan untuk pulang. Di perjalanan Joko melihat lagi bayangan hitam itu. Namun, sekarang bayangan hitam itu tepat di depan mata joko.

Ia melihat sosok hitam tinggi besar memiliki mata merah serta memiliki taring yang panjang. Sosok tersebut menatap Joko dengan marah.

Joko yang melihat itu langsung lari dengan sisa tenaga yang ada. Setelah sampai di depan rumahnya joko langsung masuk rumah dengan wajah yang takut.

Setelah itu Joko membaca doa agar sosok hitam tadi tidak mengikuti nya lagi. Setelah itu Joko memutus kan untuk bersih-bersih dan bergegas untuk tidur.

 

TAMAT

 

Penulis

:

Selviana

Ilustrasi

:

Selviana

Editor

:

D. Rakhmad Effendi. SE

 



TENTANG PENULIS

saya selviana, saya memiliki hobi olahraga saya, saya sangat suka olahraga bela diri


PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMP BINA UTAMA PONTIANAK TAHUN AJARAN 2026-2027

Halo, brother ! jumpa lagi setelah mimin cukup lama tidak menyapa. kini ada info baru tentang penerimaan siswa baru di SMP Bina Utama Pontia...